Pada
awalnya banyak orang merasa sangat Pede
ketika mengirimkan lamaran ke sebuah perusahaan. Namun kenyataaannya ketika
mereka gagal dalam psikotes, mereka menjadi Minder
dan merasa terbuang. Padahal, kegagalan dalam sebuah psikotes tidak menunjukan
seseorang tidak cakap dan tidak pandai. ( setuju ? )
Psikotes
hanyalah sebuah Proses yang harus dilewati untuk mengenali potensi diri.
Perusahaan membutuhkannya untuk menyeleksi potensi calon-calon karyawan yang
cocok dengan dengan posisi dan system kerja yang mereka tawarkan. Jadi,
psikotes bukanlah sebuah pengadilan. Ketika seseorang tidak lolos psikotes perusahaan Axxx, berarti
potensinya mungkin memang tidak sesuai untuk kebutuhan perusahaan Axxx. jadi,
tidak lolosnya seseorang ditahap psikotes bisa saja disebabkan karena
kompetensinya lebih tinggi dari yang dibutuhkan atau kita sebagai pelamar yg
sedang menjalani psikotes sedang sakit… hhheeehheee... ( mudah2an teman-teman
yg sedang membaca tulisan ini dan akan menjalani psikotes diberikan kesehatan
dan kemudahan.. Aamiin. )
Ini
yang penting, mengerjakan psikotes dengan benar bukanlah tujuan akhir. Sebab,
memang bukan itulah maksud diadakannya psikotes. Banyak factor yang
diperhatikan oleh para psikolog ketika anda sedang mengerjakan psikotes. Ini
tampak dari jawaban-jawaban anda, baik Benar, kosong alias tidak diisi, maupun
jawaban anda salah. Selain itu dari perilaku anda saat mengerjakan rangkaian
psikotes pun menjadi perhatian. Jadi, keberhasilan menjawab semua soal bukan
sesuatu yg mutlak dikejar. Tanamkan dalam pikiran anda bahwa anda akan menjadi
diri sendiri ( jujur ) dan mampu menunjukan potensi anda yang sesungguhnya
dengan psikotes.
Semoga
Sekilas tulisan ini membuka jalan anda
untuk bisa kembali mempercayai kemampuan diri. Caranya dengan banyak-banyak
berlatih tipe-tipe soal yang sering muncul dalam psikotes. Ketika nantinya anda
dihadapii berbagai soal psikotes, anda tidak lagi khawatir karena anda pernah
berlatih mengerjakan tipe soal tersebut. Dengan banyak melatih diri, anda telah
membuka pintu masa depan yang cerah. Jadi karyawan diperusahaan Favorit mungkin
bukan Cuma sekedar mimpi. Mari kita mulai latihan ini… J
Saya
akan coba bantu dengan gaya Bahasa yang ringan dan penjelasan yang mudah
dimengerti.
Lanjut : Tes irama Bilangan